Pulau Komodo, Destinasi Wisata Terfavorit di Indonesia

Pulau Komodo, Destinasi Wisata Terfavorit di Indonesia

Pulau Komodo menawarkan pengalaman seru untuk bisa melihat komodo dari jarak yang sangat dekat. Terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara, Indonesia. Berbatasan langsung dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pulau ini merupakan habitat asli komodo, sejenis kadal raksasa pemakan daging. Di Pulau Komodo, ada lebih dari 2.000 satwa liar yang hidup.

Anda bisa melihat komodo yang sedang mengincar mangsanya di banyak lokasi di tempat ini. Ada tempat yang tepat untuk melihat sekawanan naga. Wisatawan bisa mendaki sebuah bukit, yaitu Bukit Ara (538 mdpl). Di puncak gunung, banyak kawanan naga hidup liar. Selain itu, Anda juga dapat melihat hewan lain, misalnya rusa liar, banteng, dan kuda liar.

Sangat penting untuk berkeliling dengan pemandu untuk alasan keamanan saat berada di sini. Pada tahun 1986, UNESCO menetapkan Pulau Komodo, Indonesia dan pulau-pulau lain di kawasan Taman Nasional Komodo sebagai situs warisan dunia. Karena keberadaan komodo yang hanya bisa ditemukan di wilayah ini.

Pulau Komodo Indonesia meraih penghargaan sebagai Tujuh Keajaiban Alam Baru. Ini adalah penghargaan untuk tujuh objek wisata alam terbaik di dunia. Padahal, panjang Komodo sendiri bisa mencapai 2-3 meter dengan berat 100-165 kg. Di sisi lain, Anda juga bisa menikmati pemandangan alamnya yang spektakuler dengan pasir putih yang indah berhiaskan terumbu karang dan ombak di pantai. Air lautnya begitu jernih dan biru serta sinar matahari menghangatkan pantai. Di sini, kami akan memberi tahu Anda hal lain untuk dilihat selain Komodo yang eksotis itu sendiri.

1. Mengunjungi Pantai Pink

Di pulau ini terdapat satu pantai yang sangat unik yaitu Pantai Pink. Pantai ini juga dikenal dengan nama Pantai Merah Muda, namun warga sekitar lebih suka menyebutnya Pantai Merah. Warna pink di pantai ini disebabkan oleh pecahan karang yang pecah dan bercampur dengan pasir pantai. Di dunia, hanya ada tujuh pantai dengan pasir merah muda dan yang satu ini di Pulau Komodo.

Apalagi keindahan pantai ini tidak hanya pada warna pasirnya yang unik. Dunia bawah laut di sini juga terkenal indah. Pantai ini juga sering menjadi lokasi diving dan snorkeling. Taman Nasional Komodo ternyata memiliki keindahan lain, yaitu keindahan bawah laut yang menawan. Anda bisa menyelam dan menikmati keindahan ratusan jenis terumbu karang, rumput laut, puluhan jenis bunga karang, penyu hijau, ribuan jenis ikan termasuk hiu, ikan pari, paus, hingga lumba-lumba.

Dunia bawah laut Pulau Komodo Indonesia dan kawasan Taman Nasional Komodo adalah salah satu lokasi menyelam terbaik di dunia. Saat menyelam atau snorkeling di sini, Anda bisa menyaksikan keindahan biota laut yang sangat kaya dan beragam. Sementara itu, Komodo Dragon Tours adalah kegiatan wisata dan petualangan yang paling menarik untuk mendorong mereka mengunjungi taman sekaligus menemukan komodo.

2. Trekking

Salah satu cara untuk menikmati pulau ini adalah dengan trekking. Anda bisa melihat hewan-hewan ini saat trekking di Pulau Komodo. Namun, Anda harus mendaki Gunung Ara dengan ketinggian 538 meter di atas permukaan laut. Anda juga akan melewati Water Hole yang merupakan tempat minum dan mengistirahatkan komodo.

Anda bisa melihat komodo yang sedang minum atau berteduh di bawah pepohonan di sekitarnya. Ada empat rute trekking yang bisa Anda pilih mulai dari short, medium, long hingga adventure. Terletak di zona transisi Garis Wallace, membagi wilayah ini dengan sangat indah. Oleh karena itu, pulau ini dipenuhi dengan burung dan hewan dari dua benua ini.

Ada begitu banyak jenis flora dan fauna yang hidup di Taman Nasional Komodo. Di sini terdapat 254 jenis flora yang berasal dari Asia dan Australia, 128 jenis burung, dan 58 jenis fauna lainnya. Selama trekking, Anda dan rombongan akan ditemani oleh ranger atau pemandu sekaligus pawang komodo.

Ranger akan membekali Anda dengan tongkat yang memiliki dua ujung. Konon tongkat tersebut terbuat dari salah satu jenis pohon yang bisa menjadi senjata untuk melemahkan komodo. Jika komodo menyerang atau mengejar secara tiba-tiba, ujung tongkat bercabang digunakan untuk menekan leher komodo, dalam waktu singkat komodo akan melemah dan berhenti menyerang.

Anda juga bisa merasakan sensasi berada di tengah sabana dan hutan belantara. Di sinilah tempatnya, padang rumput sabana ini mencapai 70% dari total luas taman nasional. Berbagai jenis rumput tumbuh subur di sana.

3. Beli Suvenir

Wisatawan bisa datang ke Loh Buaya dan Loh Liang, pusat oleh-oleh yang menjual khas Taman Nasional Komodo. bisa membeli kaos yang bergambar komodo, patung kayu komodo, hingga yang bernuansa pulau komodo. Selain itu, jangan lupakan kain tenun halus dari Flores dengan motif dan corak yang indah serta jajanan khas Flores, kue rambut.

Rekomendasi

Bagikan: